Wednesday, May 25, 2016

Now Playing: Jessica Jung (feat. Fabolous) - Fly


Since several years ago, I am reminded constantly (by closest people, books I read, songs I listen to) about reaching out your dreams. Have you ever felt that your dreams seem so close yet so far away? For me, I think that because our fears are too big and we let those fears take over our passion to achive those dreams. The easiest thing to do is just spread out our "wings" (our inner strengths) and fly high to touch our dreams.

Anyway, this song contains of poweful meanings, while Jessica delivered it in her soft and beautiful voice. I hope you love this song as I do. 

Inside the invisible fog
I have to find myself
The hope of a small light 
You'll find with only your imagination 

When I reach out towards a higher place
It feels like I can almost touch it 
Am I closer to the days I longed for 
I draw them on the sky 

Just spread your wings 

Follow the sound of your beating heart to the end 
Close your eyes and spread out your dreams 
You're a hero you can fly 

A world that you've never seen before 
WIll open before you 
Fly above the clouds 
Cause your wings are made to fly 

Thursday, May 12, 2016

First Timer: Pengalaman di Big Bad Wolf Books Indonesia 2016

Hari Minggu tanggal 8 Mei yang lalu, akhirnya aku pergi ke giant book fair Big Bad Wolf (BBW) di ICE, BSD Tangerang. Huraaah! 

Seminggu sebelum pergi, pas tahu ada event ini udah kebelet pergi. Apa daya tinggalnya di Bogor, jauhhhh banget ke BSD. Nggak sampe hati rasanya minta suami yang bukan pecinta buku nemenin sejauh itu. Berusaha direlakan aja (padahal hati miris hikshiks). 

Suatu hari pas main ke Youthmanual, ada artikel liputan tentang BBW. Sumpah bikin mupeng lagi. Terus baca blog orang yang udah ke sana makin pengen. Belom lagi ada temen yang ngomporin harus banget ke sana. Jauh tapi nggak akan nyesel. Akhirnya memberanikan diri nanya suami boleh pergi apa nggak, dan suami pun dengan pasrahnya menjawab, "iya boleh". Huraaaah lagi! 

So these are some thoughts from my first experience at BBW: 

1. Aku sempet kaget lihat banyak orangtua yang ajak anak-anaknya hunting buku bareng di sini. That's really a brilliant idea. Karena memang koleksi buku anak-anaknya bejibun. Seru lihat anak-anak gelayutan sama papa mamanya minta dibeliin buku tertentu, hihi. Kalau si baby di perut udah gede nanti, udah pasti aku ajak juga. Jadi ini pemanasan ya, nak. Mudah-mudahan kamu suka buku juga kayak mama *ngomong sama perut*

Di samping ide ngajak anak ke event gede seperti ini tuh oke banget, tapi menurutku para orangtua juga harus ngajarin mereka untuk bisa tertib dan rapi. Hal yang paling sederhana, diajarin untuk mengembalikan buku ke tempat semula. Soalnya koleksi buku anak memang paling banyak di sini dan yang paling banyak "nyasar" di rak genre buku yang lain.

Terus ada lagi yang lebih bikin KZL. Di BBW banyak juga koleksi buku aktifitas anak yang dijual dalam kemasan khusus. Misalnya di sebuah kotak, dalamnya ada buku, pensil warna, stiker, dll. Semua paketan buku kayak gini yang aku nemu, semua isinya HILANG. Bukan sisa pensil warnanya aja, bukan sisa bukunya aja, tapi bener-bener semua isinya hilang, tinggal kemasannya aja. Padahal ada yang bagus yang pengen aku beli, tapi kok kondisinya menyedihkan, hiks. 

Aku bisa memaklumi, sih, acara ini besar dan riweuh banget. Mungkin stafnya juga udah bohuat ngeberesin buku-bukunya jadi dibiarkan begitu saja. Cuman ini balik lagi ke tanggung jawab pengunjung. Bukan sok disiplin, tapi emang seharusnya kita lebih peduli sama pengunjung lain yang butuh buku-buku tersebut. Yuk ah, jadi orang pinter aja. Untungnya nggak di kita doang kok, tapi buat semuanya juga. 

Ini kayaknya penampakan pas BBW di Malaysia. Ramai tapi masih kelihatan rapi ya. (Courtesy: bigbadwolfbooks.com)

 Ini hasil jepretan pribadi pas ke BBW kemarin. Kelihatan banget ya, bok, bedanya. 

2. Aku cukup sedih nggak banyak dapet children's book yang cocok buat si bayi, padahal tujuan utamaku hunting buku anak. Aku sampai udah bikin list buku apa aja yang pengen aku beli. Tapi karena liat kondisi buku-bukunya yang udah berantakan banget, hilang mood deh.

Hasil perburuan Mbak Laila yang bikin ngiler. Aku sama sekali nggak nemu buku-buku ini di sana ):

 Mini storybook Lion King itu bener-bener hoki dapetnya. I grew up with Simba's story and I want to tell this story to my baby. Semoga suka ya, nak! ps: Iya, harga bukunya segitu aja, hard cover, lho ((:

Aku sempet nemu dua buku bergenre rohani, semacam children praying book, bergambar plus ada bible verses-nya. Bukunya bagus, sih, bisa ngajarin anak untuk berdoa. But since we decided to speak Mandarin as second language to our child, buku ini bukan yang terbaik. Kalimatnya terlalu panjang dan berbahasa Inggris. Wis, nggak jadi, deh! 

3. Buat bacaanku sendiri, aku malah nggak bikin wishlist. Ajaibnya, aku malah 'nemu' buku bagus tanpa disengaja. Bukunya tiba-tiba nongol dengan sendirinya di tengah lautan buku yang lain. Jadi kayak si buku ini nyasar gitu, terus aku yang nemu. Hoki banget, deh. 

 Udah waktunya banget ya baca buku beginian, hahaha. *nunjuk judul buku*

4. Nggak tahu karena kebanyakan orang, AC-nya rusak atau gimana, hall-nya sumpek banget! Bukan pengunjung aja yang kepanasan, aku merhatiin stafnya juga kasihan banget. Muka mereka keliatan suntuk banget, lho. Mereka pasti lebih capek daripada kita, karena harus bolak-balik cek barang, re-stock buku-buku, jaga kasir berjam-jam, dll. Aku sendiri juga nggak kuat lama-lama di dalem, jadi harus puas sama seadanya. Maklum, bumil mah ribet. Malah kelupaan bawa air minum di tas, huhu. 

Buat penyelenggara, tolong lebih diperhatikan kenyamanan pengunjung dan pekerja yang di dalam lokasi. Walaupun cuman pendingin ruangan, tapi efeknya penting buat kenyamanan bersama.

Anyway, aku mau kasih jempol buat dedikasi para staf di BBW kemarin. Pas long weekend kemarin, BBW buka 24 jam nonstop sampai tanggal 9 Mei. Bayangin aja kerja 24 jam di antara lautan manusia dan buku. Walaupun book worm, kayaknya aku nggak betah juga sih kerja di sana, hauhaha. Terima kasih ya para kakak BBW! 

 Go green, kakak! Biar puas juga nenteng bukunya. Walaupun akhirnya cuman dapet seiprit, hihi. 

Kondisi saat mengantre. Sekian, terima kasih!

Kapok nggak ke BBW? Nggak, sih, cuman nggak puas aja. Coba kalau bisa lebih dibenahi lagi, mungkin akan jauh lebih betah hunting bukunya. And note to myself, nggak lagi dateng pas di akhir-akhir event. Mendingan dateng pas tengah-tengah acara aja biar lebih legaan. Mudah-mudahan Jakarta dapet jatah lagi, ya. Sukses BBW!

Special thanks buat suami yang bersedia nemenin, bawain tas pulak. Pahala kamu gede deh, sayang ((:

Tuesday, May 10, 2016

Malang Travel Journal 02: Museum Angkut

Read the previous Malang Travel Journal here.  

Things to do at Museum Angkut:

1. Bawa kamera. Penting, jangan lupa! Soalnya museum ini kece banget dan fotogenik. Buat yang seneng mobil antik, ini surganya. As for my husband, he's totally excited. He knows almost every kind of cars (and its name!) inside the museum. Buat para cewek yang nggak paham permobilan, foto-foto cantik aja, deh. Oh ya, khusus yang bawa kamera selain kamera hape (DSLR, pocket camera, dll), dikenakan additional charge khusus untuk si kamera. Kalau nggak salah per kamera dikenakan biaya Rp 35,000.

2. Makanan dan minuman nggak boleh dibawa masuk. Buat yang haus, di dalam museum ada yang jual minuman. Harganya standar lho, biasanya kan harga makanan dan minuman di dalam wahana itu overrated. Harga sebotol air mineral nggak lebih dari lima ribu rupiah. Milo dingin kalau nggak salah sekitar sepuluh ribuan.

3. Kalau lapar sehabis tur dalam museum, setelah melewati pintu keluar, ada sejenis pasar apung yang menjual makanan khas nusantara. Mulai dari makanan ringan sampai yang berat. Aku nggak sempat nyoba, karena setelah itu kami langsung diajak untuk makan di luar.

4. Buat yang ke Malang naik pesawat Garuda Indonesia atau Air Asia, jangan lupa bawa boarding pass-nya ya. Soalnya ada harga spesial untuk tiket masuk bagi penumpang kedua maskapai tersebut.

5. If you visiting with your kids, this is a good place to learn about world transportations. Zona pesawat terbang salah satu favorit aku. Ada satu booth di mana kita bisa pencet tombol audio, lalu kita bisa menebak apakah itu suara pesawat atau mesin lainnya. Pastinya sih suara pesawat ya, cuman setelah itu ada penjelasan mengenai si pemilik suara tersebut. Pesawat jenis apa, dipakai untuk apa, dan sebagainya. Terus ada juga papan tebak-tebakan logo merek mobil-mobil dunia. Aku aja seneng apalagi anak-anak. Fyi, di zona ini ada si burung merpati, lho. Karena burung merpati jaman dulu sering digunakan sebagai "angkutan" pengiriman pos. Lucu ya!

So here are some pictures of the museum. Again, not too much. Soalnya keasikan merhatiin koleksi transportasinya. Plus, bumil kecapekan jalan :P 

 Mobilnya Bapak Presiden pertama Indonesia. 

 Replika Buckingham Palace! Tanamannya semua beneran, lho. Cantik banget pokoknya. 


 See you on another trips. Stay awesome fellas!

Wednesday, April 27, 2016

Malang Travel Journal 01: Batu Secret Zoo

Dua minggu yang lalu, aku sama Andreas nyusun plan trip dadakan ke Malang. Tadinya kami cuman rencana pulang ke Bali aja seminggu. Keinget ada cicinya Andreas yang sekarang udah for good ke Malang, kayaknya ke Malang dua hari a good idea juga. 

So, Malang here we go! 
Kami sampai di bandara sekitar jam sembilan pagi dan langsung dibawa ke Batu untuk jalan-jalan di sana seharian. Karena kami cuman dua malem di Malang, jadi nggak sempet dateng ke semua tempat wisata di Batu. Jadi tujuan hari itu cuman dua, Batu Secret Zoo dan Museum Angkut.

Sebelum sampai Batu, kami diajak makan siang dulu di sebuah resto rumahan. Aku sama Andreas langsung kalap! Andreas masih sempet makan pasta di bandara, perutku cuman sempet diisi satu bakpao daging, itu pun makannya pas perjalanan ke bandara. I almost forgot there's someone else needs to be fed in my belly :P

 
Semua makanannya endeusssss! Favoritku gorengannya dan sate babinya (non halal). Karena bukan penggemar soto, jadi biasa aja. Suami sih suka banget sama soto, jadi nambah lagi.

Sayang banget aku lupa nama restorannya, huhu. Will do an update after I got the information! 

Kelar isi perut, kami lanjut perjalanan ke Batu.


***

Aku udah lupa banget kapan terakhir ke kebun binatang. Kayaknya sih udah lama banget, like almost ten years ago, maybe? Dan kebun binatang yang dikunjungi cuman Taman Safari.

Batu Secret Zoo direkomendasi banget sama iparku ini, katanya bagus dan tertata banget. Nggak kalah sama Taman Safari. Mereka sekeluarga sendiri udah lebih dari dua kali dan nggak bosen. Maklum, iparku punya bisnis tur di Malang. Jadi kalau yang pengen jalan-jalan ke Malang dan sekitarnya, boleh hubungi saya buat dikenalin ke ipar, ya! *numpang iklan* 

I put some high expectations since this is a very recommended zoo by my sist-in-law. We spent for almost three hours in the zoo, and... we highly satisfied! Beside, you spent for only 105K for the ticket (included the museum entry fee). Best deal ever! 

Ini beberapa foto yang diambil di dalam Museum Satwa. Yang menarik dari museum ini, satwa yang dipajang semuanya asli. Bukan sengaja diburu, lho. Tapi semua satwa ini udah mati lalu diawetkan. I thrilled to see all of these wild animals. Ngebayangin kalau habitat asli mereka seperti yang dipajang di dalam kaca ini. Keren!

Replika asli dinosaurus di depan pintu masuk. Gedeeee banget! There is my little nephew admiring the dinosaur. Jadi inget film Night At The Museum.

 As much as I hate to take picture of this, but it looks beautiful. Ron's worst enemy, by the way. 

And here are the real adorable animals!
 Naik kereta gandeng buat kasih makan hewan-hewan lucu.

 Here is Lama. Sesuai namanya, ngunyahnya lamaaa sekali. Rakus pulak!

 
Naik kereta gandeng ini bisa dibilang highlight of our zoo trip. Entah hewannya dilatih apa udah biasa, agresif banget begitu kereta masuk ke wilayah mereka. Padahal belom disodorin makanan, lho. Bukan ponakan aja yang heboh, kami yang dewasa ikutan heboh. Riweh banget pokoknya. Baru ngelewatin dua gerbang, wortelnya para ponakan udah ludes, hahaha. Soalnya kalau nggak disembunyiin, hewannya tau kalau kita masih nyimpen makanannya. Somehow they know we have the food on our hands

Note: Be careful with the camels. They are waaaaaay too aggresive! 

 My most favorite one, The King of the jungle! 


Habis dari zoo, kami langsung dibawa ke Museum Angkut yang lokasinya nggak jauh dari zoo. Nggak sampai lima menit, deh. Walaupun perginya satu hari, tapi aku bagi jadi dua post, karena kalau jadi satu fotonya banyak banget. So, see you in the next post, ya! 

Stay awesome! 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...