Saya selalu tertarik sama yang namanya tulis-menulis, jadi begitu tau GoGirl! bahas pop writing isu Januari ini, saya langsung semangat banget. Pop writing adalah salah satu isu yang cukup “hot” dari tahun lalu di dunia literatur modern. Sebelum baca GoGirl! edisi ini, saya udah kenalan dan ‘n yerap’ ilmu tentang pop writing dalam workshop tahun lalu (Februari 2012) yang diadain sama Terrant Books.
Sesuai judul post,
yap... saya akan coba review GoGirl! edisi pop writing ini secara keseluruhan.
Sebelumnya, mungkin kalian nanya, “pop writing” itu apa sih? Sayangnya GoGirl!
missed untuk jelasin arti “pop writing”, yang dijelasin malah “creative writing”,
bukan “pop writing”-nya, jadi saya nambahin aja di sini. (:
Sesuai namanya, pop
writing adalah gaya menulis yang banyak dipengaruhi oleh budaya pop. Jenis pop
writing banyak macamnya, seperti novel, novela, cerpen, bahkan socmed kayak
Twitter juga termasuk pop writing, nulis blog (blogging) juga salah satunya. Pop
Writing issue yang dibahas oleh GoGirl! ini dikemas secara menarik, ada sesuatu
yang baru yang bisa saya‘curi’ untuk nambah pengetahuan, misalnya dalam rubrik
“get some lose some – being a contributor.”
Saya belajar kelebihan dan kekurangan jadi seorang kontributor, karena
saya tertarik banget untuk bisa jadi kontributor di sebuah media yang saya
sukai.
Untuk tips dan trik
menulis, rata-rata tips umum yang sering saya dapet, sih. Yang bikin saya
tertarik, GoGirl! nggak cuman interview para penulis, tapi juga beberapa editor
penerbit yang terkenal di Indonesia, ini bisa dilihat dalam rubrik “Publisher’s
Insight”. Di sini kita bisa liat dari sudut pandang lain selain penulis. Lewat
masukan dari penerbit, kita bisa tangkep satu hal: beda penerbit, beda ciri
khas. Tiap penerbit punya syarat khusus buat para penulis untuk menghasilkan
karya yang sesuai dengan ciri khas penerbit tersebut. Misalnya penerbit A suka
menerbitkan novel fiksi ber-genre roman, kalau kita mengirimkan karya kita yang
ber-genre pembunuhan atau horor, yang nggak pernah diterbitkan oleh penerbit
tersebut, jangan kecewa kalau karya kita ditolak. Yang lucu pas Kak Siska
(editor fiksi Gramedia Pustaka Utama) bilang soal cara penulis membuka cerita
dengan topik bangun kesiangan. “Semua orang pasti pernah bangun kesiangan, tapi
nggak harus di halaman pertama. Masa sih nggak ada cara lain untuk membuka
cerita?”, ujarnya sambil ketawa. Begitu baca bagian ini, saya langsung cek
draft novel saya untuk mastiin nggak bikin pembuka yang klise seperti itu, haha.
Oya, ada satu quote
yang cukup ngena, yaitu dari Alexander Thian (selebtwit, writer). Alexander
bilang, “Jangan memikirkan apakah nanti tulisannya akan bagus atau jelek. Yang
paling penting adalah terus menulis... lama-lama kemampuan kita akan lebih
terasah.” Saya setuju banget sama statement ini, karena saya salah seorang yang
terlalu mikirin kualitas tulisan. Karena terlalu dipikirin, akhirnya jarang ada
tulisan yang beres (maksudnya bener-bener selesai, contoh: novel.). Pepatah
lama juga bilang, “practice makes perfect,” para penulis juga harus sering
latihan biar menghasilkan tulisan yang oke.
Overall, GoGirl!
edisi pop writing ini nggak mengecewakan, aku cukup puas sama keseluruhan
content, termasuk bagian fashion-nya. Aku mau kasih sepenggal kalimat yang disampein
oleh Kak Anita Moran selaku editor in chief GoGirl!, pada bagian “editor’s
letter” yang bagus banget sebagai penutup, which is “... menulis artikel dan
menghasilkan buku itu bukan milik profesi penulis aja.” Don't you agree? I'm definitely... AGREE! Everybody can
be a writer. Caranya, tinggal menulis, terus menulis dan jangan pernah bosan.
Last not least, thank you so much, GoGirl!! Terus jadi majalah yang bisa menginspirasi generasi muda Indonesia, bahkan sampai luar negeri yah! Much loves from your reader ♥
Last not least, thank you so much, GoGirl!! Terus jadi majalah yang bisa menginspirasi generasi muda Indonesia, bahkan sampai luar negeri yah! Much loves from your reader ♥





Hi, I really like posts on your blog =)
ReplyDeleteWanna follow each other?
Visit my blog and let me know!
Anthea
www.antheafashion.com
Kayanya bagus ya Go Girl bulan ini! Your writing is always informative and inspiring, dear. O ya, yang Trick Art itu di GI Jakarta. Sampei awal Febuari doang. Maap ya telat jawabnya aku baru buka blog lagi. Hehehehe.
ReplyDeleteHarga tiket masuknya : Weekdays : adults 50 ribu, children 35 ribu. Weekend adults 75 ribu, children 50 ribu. =))
ReplyDeletethat's great... you should contribute there, i know you're a good writer!
ReplyDeleteIt’s a GIRL Thing