Japan Travel Journal 05: Tokyo SkyTree & Asakusa


Sorry it takes soooo long for another episode of our Japan travel. This post actually was scheduled last week, but just landed here today. Still have one or two more posts to go after this, hangin' there! 

Setelah Kyoto, kami langsung kembali ke Tokyo dan menginap di daerah Asakusa. Arrived at Tokyo Station, the raining weather greeted us. Udaranya juga tambah dingin dibandingkan hari-hari pertama kami tiba di Tokyo, bahkan lebih dingin daripada di Osaka dan Kyoto. While in those two places, I just wore one layer and leggings. After second arrived in Tokyo, I have to wear two layers plus a beanie and a scarf.

We were also feeling grateful for a reason. Kalau mengikuti itinerary awal, Disneyland trip harusnya di hari kami menginap di Asakusa, untung banget nggak jadi. Cuaca di hari kami ke Disneyland sempurna banget. Cerah dan udaranya lebih hangat. Lucky us!

Aku agak-agak lupa sebenarnya soal post kali ini. Hari pertama kami tiba, aku hampir lupa kami ke mana dan ngapain aja. Dan karena ngebet travel journal ini cepet kelar, jadi aku mixed up aja, deh. Anggap aja ini terjadi di satu hari bersamaan, yaaa.

Tujuan pertama kami di Asakusa adalah Tokyo Skytree. Sebenarnya nggak ada rencana untuk ke sana, cuman mumpung nggak jauh dari hotel, kami memutuskan untuk ke sana. Jauh-jauh ke Jepang, nggak ke Tokyo Tower, ke Tokyo Skytree juga boleh lah, ya. Lagipula katanya ini tower tertinggi di dunia. I didn't get the meaning about "tallest tower in the world". Waktu di Guang Zhou dulu juga ada Guangzhou Tower dan itu juga diklaim sebagai tower tertinggi. Ralat: Tokyo Skytree is the tallest tower in the world, displacing the Canton Tower. (source: Wikipedia). 

Tokyo Skytree ini terletak di sebuah area yang namanya Tokyo Skytree Town. Jadi selain tower, di kawasan ini ada Sumida Aquarium, Tenku Planetarium dan Tokyo Solamachi, yang semacam shopping mall. Oh ya, aku borong Tokyo Banana juga di sini, nih. Lebih murah daripada beli di Tokyo Station, tapiiiii... ternyata di Haneda lebih mureeeh. Nggak apa juga, sih, ngebayangin repotnya packing lagi kalau beli di bandara, males banget, haha.

 The view indeed looks AMAZING from up to 600 meters above.

Selain berobservasi ria di tower deck (dan sedikit pusing karena saya agak parno ketinggian), kami juga iseng bikin kenang-kenangan semacam photo booth di spot dengan view terbaik. Dan sayangnya fotonya nggak ada di laptop ini, gagal pamer, deh, hiks. Tapi fotonya baguss, suka banget!

Updated: Here you go the photos we got from the tower!


Kami nggak sempat 'menjelajahi' lokasi wisata sekitar hotel, seperti Sensoji Temple dan sekitarnya. But we got chance to visit the temple at night and the view was gorgeous. Sayang aja kios-kios makanan dan oleh-oleh yang berada di sekitarnya tutup pada malam hari, jadi nggak sempat cuci mata, deh. Tapi dengar dari orang lain, crowd di siang hari warbiasak.

Ini beberapa foto yang aku ambil saat malam hari di sekitar Sensoji Temple.


Hoya, yang ini nggak boleh ketinggalan. Kami sempet mampir dan nyobain salah satu warung yang ada di sekitar Asakusa Station. Warung ramen ini keliatan meyakinkan banget, sampe membuat kita yakin seyakinnya, ramen ini bakal enak banget. So we entered in with high expectation (lol).

Dan ternyata...



BENERAN ENAK DONG.

Enaknya, enak banget. Usually I'm not a real fan of ramen, but since I was in Japan, I should eat much as I could. Ditambah cuacanya mendukung banget, kan, untuk nyeruput mie sama kuahnya sampe bunyi "slurppp slurppp".

We were offered if we wanted small, medium or big bowl. Because I didn't want to feel bloated at night, I chose small. And as for hubby, as you can guess already, yes he went for big portion. AND THAT'S REALLY A BIG ONE.

 Big bowl portion for hubby. It didn't look like a big one, but trust me, it was really BIG one. 

 You need gyoza for your ramen companion. 

Asakusa's night view. Taken near from the station. 

Nothing much to do on our first to second day in Asakusa. Kami sengaja stay di sini sampai hari kami pulang ke Jakarta, karena ada beberapa tempat yang pengen kami kunjungi dekat dari area sini. 

Anyway, sedikit review tentang hotel di mana kami menginap. Kami stay di Super Hotel Asakusa, aku booked hotel ini karena baca di Japan post-nya Anak Jajan. Hotel ini jenisnya business hotel gitu, karena pas kami menginap, banyak orang lokal kantoran yang menginap juga. Rate hotel ini lebih tinggi daripada hotel sebelumnya aku menginap (Hotel MyStays), karena dapet breakfast dan service-nya juga beda, sih. Staf hotelnya bisa bahasa Inggris dan Mandarin. Aku biasa milih yang bisa bahasa Mandarin, karena lebih jelas. Selain kemampuan bahasa, pelayanan mereka ramah dan helpful banget. Kayak kami dua hari sebelum mau ke Haneda, kami bolak-balik nanya akomodasi apa yang paling mudah dari hotel, dan mereka dengan sabar (semoga beneran sabar, haha) membantu. 

Dan ini salah satu yang menarik dari Super Hotel. Khusus customer wanita, berhak mengambil lima beauty products secara gratis selama menginap di hotel. Iya, kata gratisnya aku bold, italic, dan underlined, karena kapan lagi 'dimanjain' buat kece-kecean kayak giniii. Produknya juga macem-macem, mulai dari masker, face cleanser, lotion, semacam koyo dingin yang lumayan banget buat kaki pegel jalan seharian, dll. Buat para laki, maaf banget nggak boleh ambil. Karena ada, nih, yang nggak tau ini buat cewek aja. Pas si cowok mau ngambil, langsung dicegat sama stafnya, dan dibilangin kalau ini khusus buat cewek. Kacian, dehh.

 Penampakan beauty products gratisan dari Super Hotel. 


So, that's it! Next post will be the last one, hoooraaaaaaay! Karena sejujurnya saya sudah agak hilang mood untuk menyelesaikan travel post ini, muahaha. Untunglah belakangan ini ada yang lagi nyinggung soal Jepang lagi, jadi keinget kalau ada 'hutang' di blog :P

Comments

Post a Comment

Hi there! Thank you for reading and commenting here. All comments are moderated, and I reply to your comments daily, so please check back. Nice to chat with you (:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular posts from this blog

10 Secrets from Ex-Starbucks Barista You Might Want To Know

Hidup Sederhana = Hidup Cukup

7 Things I've Learned as a New Mom (and the list goes on)