Wednesday, April 19, 2017

Bali 101: Some Tips and Favorite Things to Try

Sanur Beach, 2015

Dulu sempet bikin postingan ala-ala tips tinggal di Bali, terus baru sadar postingan tersebut HILANG begitu saja.

Terinspirasi dari postingan Mba Lei tentang Bali travel guide (you must read it, seru!), aku bikin ulang dengan format yang berbeda biar lebih enak dibaca.

Daftar di bawah ini campur aduk antara tips dan facts tentang tinggal di Bali, serta rekomendasi tempat dan kegiatan favorit. Bisa juga buat yang udah sering ke Bali, tapi mau act like a local. Apapun itu, semoga berguna, ya!

P.S. Maap-maap, fotonya minim. Yang penting infonya, lah, ya :P


Monday, April 17, 2017

To whom I may concern

Nemu postingan "harta karun" di blog Cup of Jo. 

Dalam postingan tersebut, Jo mengutip dari buku memoarnya Amy Poehler yang berjudul "Yes Please".
I have many friends who have had natural childbirth. I applaud them. I have friends who have used doulas and birthing balls and pushed out babies in tubs and taxicabs. I have a friend who had two babies at home! In bed! Her name is Maya Rudolph! She is a goddamn baby champion and she pushed her cuties out Little House on the Prairie style! 
Good for her! Not for me.
That is the motto women should constantly repeat over and over again.
Good for her! Not for me.
Jenius banget nggak, sih, mantranya? 

Mantra ini aku spesial tujukan kepada orang-orang yang sering ngomong: "Sekarang di rumah aja ngurus anak? Kok nggak kayak si ****, dia punya anak tapi kerja juga, lho." 

Good for her! Not for me.

Atau buat yang pernah ngomong: "Kuliah jauh-jauh buat jadi IRT aja nih? Temen kamu aja udah jadi menejer tuh di kantornya." 

Good for her! Not for me. 

Sekian dan terima kasih

Wednesday, March 15, 2017

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Seumur-umur blogging, ini kedua kalinya aku di-tag postingan award-award-an. Pertama kali di-tag itu di postingan ini

Pas main ke blog Mami Gide, eh ternyata di-tag postingan "Tak Kenal Maka Tak Sayang", which is postingan yang berisi tentang beberapa fakta diri sendiri. Tentang fakta, sebenernya udah pernah tulis di postingan 20 facts about me. Karena di-tag, aku berusaha mikir apa yang menarik yang bisa diceritakan about myself

So here you go, another 15 facts about me! Semoga tulisannya tanpa ada unsur narsis atau pamer, tapi biar mengenal lebih jauh tentang akoh ya! 


Tuesday, March 7, 2017

Serba-Serbi Menikah di Bali (yang katanya mahal)


Apa yang terlintas di benak kalian kalo mendengar ada yang nikah di Bali?

"Ah, pasti mahal banget deh budget-nya."

"Wih, keren banget nikah di Bali! Pasti mahal yah!"

"Nikah di Bali? Kayak artis aja, deh."

Monday, February 20, 2017

Apa Kabar Bayi dan Mama?

Minggu lalu Josh udah icip-icip bubur beras, berarti Josh udah 6 bulan dan aku udah jadi mama selama setengah tahun!

And thanks to Almighty God, both mom and son are survived. HOREEE!


Friday, February 17, 2017

Eat in Bali: Dough Darlings and Jimbaran Seafood

Postingan terakhir tentang (makanan) Bali kemarin. Dan karena kependekan kalo dijadikan dua blog post, digabung jadi satu aja yah!

Plis abaikan judul yang amat sangat tidak kreatif dan tidak SEO friendly.

Wednesday, February 15, 2017

Eat in Bali: Brunch at The Fat Turtle Bali

Satu hal yang aku paling suka kalo lagi di Bali, bisa brunch cantik!

Sebenarnya hari itu (hari Selasa) kami pengen brunch di Dough Darlings, lokasinya di Petitenget, Seminyak. Tapi sampai di tempat, ada tulisan di depan pintu "closed every Tuesday". Padahal udah bolak-balik ngecek Instagramnya sejak beberapa hari lalu, nggak ngeh ada info tutup itu di profile akun mereka. Capek, deh!

Akhirnya aku bilang ke Andreas, ke The Fat Turtle aja, yoks. Kayaknya nggak jauh dari sini. Aku liat di maps, ternyata deket banget dari Dough Darlings, tinggal putar balik saja.

Note: Enaknya di Seminyak, banyak pilihan kafe dan restoran untuk breakfast or brunch, atau sekedar nongkrong cantik. Satu kafe tutup, pintu kafe yang lain terbuka. LOL

Aku cukup penasaran dengan The Fat Turtle sejak dua tahun yang lalu. Ada teman di Bali bilang ada menu jagoan red velvet pancake yang enak banget. Yang ngomong ini pecinta dessert, jadi aku percaya kalo dia bilang enak. Hanyasejak saat itu, aku belum pernah ke sini. Tanpa direncanakan, akhirnya mampir juga, deh, ke tempat ini. 

Konsep kafe ini lebih ke industrial, sofanya ngingetin aku dengan sofa yang sama di Anomali. Kayaknya serupa deh, ya? 

 Iced Latte. Terlalu milky buatku, harusnya pesen yang hot biar lebih terasa kopinya. 

Cold brew-nya enak, ada rasa citrusnya dan agak manis. Seperti biasa, cold brew di Bali hampir semuanya pake biji kopi Kintamani. 

 Lupa apa namanya. Pokoknya isinya sesuai yang dilihat di atas piring ini. Ada toast, mushrooms, bacon, dan favorit suami... poached eggs! Agak 'lecek' ya poached eggs-nya, tapi masih enak, kok. 

 Ini dia sang pemeran utama... the famous red velvet pancake! 
To be surprised, rasanya nggak terlalu manis, lho. Padahal ini ada karamelnya, cream cheese, sama yang cokelat di pinggiran itu kayak remahan cookies. Pokoknya ini enak banget. 

 Pecah telor juga si krucil ikut brunch bareng papa mamanya hihi 

Jangan tanya kenapa ini anak kalo foto sendiri selalu sadar kamera. 

The Fat Turtle ini termasuk kafe kecil, jadi sebisa mungkin jangan berombongan datengnya. Selain rusuh, takut ganggu pengunjung lain—yang di mana saat pergi di sana kebanyakan bule yang datengnya berdua atau sendirian—yang juga lagi asik menikmati waktu mereka. Aku sendiri yang bawa bayi, puji Tuhan anaknya termasuk anteng dan nggak heboh. Semoga sampai gede kamu masih betah diajak ngafe ya, Josh. Siapa tau kamu mau ajak mama brunch date berduaan gitu, kannn. Ihiy! 

Buat yang pengen ke sini, ati-ati nyasar atau kelewat, yah. Soalnya plang kafenya ciyik sekaliii, hampir nggak keliatan. Patokannya sebelum W Hotel Bali (cek peta gugel aja biar aman). Dan kalo bisa bawa motor ajah supaya gampang parkirnya. Setiap kali ke daerah Seminyak, aku prefer bawa motor daripada mobil. Ini karena bawa Josh aja dan hujan jadi bawa mobil. Buat yang bawa mobil, bisa parkir di luar kafe atau di dalam garasi kafe. 

Bakal balik lagi nggak? 

Iya! Pasti balik lagi. Soalnya banyak menu yang pengen aku coba selain pancake-nya. 

Soal harga, ya standar kafe-kafe di Bali, deh. Selamat mencoba, ya! 

The Fat Turtle 
Jl. Petitenget No. 886A, Seminyak, Kerobokan Kelod, Bali.
Open hours: 8 AM - 6 PM 
Call: 0813 3737 4766

Monday, February 13, 2017

Josh's First Baby Spa

Pada akhirnya, aku 'latah' seperti ibu-ibu kekinian lainnya yang bawa bayi untuk baby spa.

Setelah umur 5 bulan lebih, akhirnya Josh nyobain baby spa pertama kali waktu pulang ke Bali kemarin. Emaknya rajin banget, yeee, baby spa aja sampe harus ke Bali segala. Di Bogor ada Mommy n Me sebenarnya, cuma lokasinya jauh banget dari rumah (deket RS Hermina). Mumpung kemaren pulang Bali agak lama, sekalian ngisi waktu dengan nyobain baby spa di sana.

Thursday, February 9, 2017

Chinese New Year 2017

Berhubung masih dalam suasana Imlek dan dua hari sebelum cap go meh, mau cerita kemarin Imlek ngapain aja.

Sejak tahun lalu, hari pertama Imlek (chu yi), aku dan Andreas pulang ke Bali untuk merayakan Imlek dengan keluarga yang di sana. Keluarga Andreas sendiri, mereka lebih memprioritaskan makan malam keluarga bersama di rumah, sehari sebelum Imlek.

Thursday, January 26, 2017

Couple Tag (Andreas & Jane)

Udah lama banget pengen bikin couple tag, today is the day!


Harusnya, sih, berupa vlog ala-ala utuber gitu, tapi karena kami berdua awkward banget ngomong di depan kamera, jadi lewat blog post aja, deh. Mudah-mudahan cukup menghibur, ya!

Note: Jawaban Andreas ditulis sama dia sendiri, ya. Cara dia 'ngomong' lewat tulisan emang begitu.

Couple Tag Andreas & Jane 

Percayalah ini lagi adu panco, bukan ngopi ((: 

Tuesday, January 24, 2017

Life Lately

Seminggu ini rasanya CAPEK BANGET! 

Let's recap! 

1. Hari Jumat yang lalu, adikku yang pertama lagi datang ke Bogor dan pertama kalinya ketemu ponakan. Gemes banget liat mereka berdua ketemu pertama kali, Josh likes his uncle so much. Aku agak kaget liat adikku luwes banget gendong bayi, baru inget doi, kan, dokter. Pasti udah terbiasa sama anak-anak, hahaha. Btw, dokternya belum 'resmi', sebentar lagi mau sumpah dokter, so excited! 

 Emeshhhh!

2. Jadi seperti yang pernah aku mention di sini, kemarin akhirnya kami pindah. Sambil nunggu lantai dua—tempat kami tinggal sekarang—selesai direnovasi, kami tinggal di ruko. Renovasinya cukup memakan waktu, jadi kami tinggal sementara di ruko sejak hari pertama aku pindah ke Bogor setelah menikah dan sampai Josh umur 5 bulan. 

Barang-barang aku dan Andreas, sih, nggak banyak. Aku emang sengaja nggak mau terlalu numpuk banyak barang biar pindahan nggak mabok. Malah barang perintilannya Josh yang lumayan banyak, mayoritas, sih, kado-kado lahiran yang nggak terpakai (which gives me idea to sell them as preloved stuffs, ditunggu ya!). 

Aku dan Andreas sama-sama tepar. Pertama, capek bongkar dan nata kamar (kamarnya Josh, sih, masih berantakan). Kedua, Josh harus adaptasi lagi sama tempat baru. Malam pertama di kamar baru dia sukses ngamuk berat. Padahal Josh itu anak yang super anteng dan jarang banget nangis. Sekalinya nangis dia pasti karena stres dan nggak nyaman. Belum lagi mama papanya juga capek. Poor little boy. Doain semoga malam-malam berikutnya Josh udah lebih tenang, ya, bobonya. 

Eniwei, sementara 'pamer' kamar utama dulu, ya. Kamar lain-lainnya masih acak adul. 

 Kamar ini adem pisan!

 Yang ngamuk semalam siang ini tepar juga.

 Meja kerja sementara. Nanti meja kerja nggak di kamar utama. 


3. Hari Sabtu ini, bertepatan dengan hari raya Imlek, kami berangkat pulang ke Bali. YAAY! 

Kangen banget sama rumah. Terakhir pulang Bali itu bulan April tahun lalu, pas lagi hamil sekitar 18 minggu. Imlek tahun ini ditunggu-tunggu banget, soalnya bakal pulang bareng Josh. Opanya Josh dan uncle yang satunya lagi (yes, aku punya dua adik cowok) udah kangen banget ketemu cucu. Maklum, opa terakhir ketemu itu waktu Josh baru beberapa minggu. Sekarang cucunya udah bayi gede, bisa diajakin main, diajakin becanda, terus udah bisa guling-guling sendiri juga hihi.  

Selain dalam rangka pulang ke rumah, pengen kuliner lagi donggg pastinya. Halooo nasi bigul dan 'donat kesayangan' (if you know what I mean :P)!

Saturday, please comes faster!

Udah, sih, mau laporan itu aja. Biar nggak disangkan 'ngilang'... eh, tapi ada yang nyariin nggak? Nggak ada, yah? Sedih, deh! 

Oh ya, sebelum berangkat mungkin ada 2-3 postingan yang bakal naik tayang. Sebelum berangkat nyicil dulu, biar bisa langsung di-post

Happy Tuesday everyone, stay awesome! 

Monday, January 16, 2017

Eat in JKT: Menya Sakura

Jadi ceritanya kemarin, setelah sekian lama ke Kota Kasablanka (Kokas) setiap minggu, BARU TAU kalo ada tempat makan di pojokan lantai Food Society bernama Little Tokyo

Ke mana aja selama ini, Jennnn. 

Buat yang udah tau, kebetulan aku bergereja yang gedungnya di dalem Kokas, dan hampir setiap Minggu pasti makan di sana. Setelah hampir bosen makannya itu lagi itu lagi, kemarin iseng deh ke Food Society liat-liat ada restoran apa yang udah buka jam 9 pagi. Akhirnya ketemulah pojokan Little Tokyo ini. Aku dan Andreas, yang sama-sama pecinta Japanese food langsung ber-OOHH ria nemu tempat ini hahaha. 

Ada 3 restoran di sini, salah satunya Menya Sakura. Kebetulan aku lagi pengen makan ramen, jadi kami mampir brunch di sini. 

 Ocha dingin 13,000, refill! 

 Pork Gyoza 35,000. Ini udah dicomot satu terus baru inget belom difoto hahaha

 Penampakan dalam gyoza. Enak banget, gurih-gurih juicy. Sayang dagingnya dikit banget, seporsi isi 5 dimakan berdua nggak berasa sama sekali\

 Tonkotsu Ramen 55,000

Spicy Tonkotsu Chasu Ramen 80,000.
Buat yang nggak gitu suka pedes, ini agak pedes menurut Andreas, tapi masih enak, sih.

Kuah kaldunya ENAK banget! Teksturnya kental dan biji wijennya banyak, jadi super wangi. Aku yang nggak biasa ngabisin kuah ramen, kemarin mangkok aku bersih. Tapi untuk ramennya sendiri, aku masih lebih suka Hakata Ikkousa. Kalo Andreas, sih, suka banget. Sambil makan sambil berkali-kali bilang, "Ini enak banget!". Saking enak (dan lapar juga), doi pesen lagi, deh, semangkok *setdahhh* 

Next visit, pengen cobain Tsukemen atau Donburi, kayaknya enak, soalnya ngintip meja lain pesen ini kok nikmat sekali. 

Penggemar ramen, boleh cobain, nih. Harganya standar restoran ramen di Jakarta, lah (: 

BONUS PIC: 

Papa mamanya asik makan, yang ini asik bobo hihi


Menya Sakura Ramen
Kota Kasablanka UG Floor (Little Tokyo) unit LTU66
Instagram: @menyasakura

Tuesday, January 10, 2017

Thoughts of Blogging (7 years of Jane From The Blog!)

Jadi ternyataaa... blog anniversary aku adalah di bulan Januari, YEAY!

7 taun sudah, aku ngeblog di Jane From The Blog, tapi nggak pernah aku 'sengaja' merayakan anniversary blog ini. Ciyan, deh. Karena euphoria tahun barunya masih hangat, pengen bahas tentang blogging dan tentunya resolusi untuk tahun ini.

Btw, bisa ditengok postingan pertama di blog ini. 



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...