Favorite Things and Unseen 2016

Wednesday, December 28, 2016

The year of 2016 is flying before we knew it! 

Perasaan baru kemaren, aku sama Andreas males-malesan di kamar, sambil nonton kembang api dari jendela kamar. Mungkin karena 38 minggu dalam tahun ini, dihabiskan dengan masa-masa kehamilan, terus sisanya lewat gitu aja dengan sibuk ngurus anak di rumah.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, berikut kumpulan momen favorit di tahun 2016. Cekidot!


1. Awal tahun ini dimulai dengan kejutan dua garis merah dari test pack and the pregnancy journey begun.  


2. Pulang ke Bali dan pengalaman pertama jadi wedding planner.

Pengalaman jadi wedding planner ini emang nggak pernah aku ceritain detil di sini. Intinya, jadi wedding planner itu lebih ke capek batin lahiriah, yahhh. Serasa diri sendiri yang mau kawin lagi. Hats off buat para wedding planner/organizer! 

3. Trip ke Malang dan pulang Bali lagi!

 Wajib setiap kali pulang Bali. Tau, kan, ini di mana?

4. Short babymoon to Puncak

Serasa di Beverly Hills :P 
Cantik, ya? Ini di dalem Taman Bunga Nusantara. Ijo-ijo banget!

5. Baby shower arranged by the gengs!

The best baby shower.... EVER! :D

6. Arrival of baby Joshua Emmanuel Yu

Terus anaknya sekarang udah 4 bulan dong. Cepet banget gedenya! 

Waktu masih umur dua mingguan. Kok kayak bule ya di sini? Hahaha


8. Our honeymoon trip got featured in Travel3Sixty Indonesia Magazine.

Inget postingan ini?

Aku iseng untuk kirim tulisan trip hanimun kami ke Kyoto. Tulisannya aku comot dari postingan yang udah ada, aku edit sedikit, cus kirim. Nggak ada ekspektasi apa-apa, sih. Soalnya aku pikir sekalian belajar nulis 'serius' lagi setelah sekian lama absen.

Eh, beberapa bulan kemudian dapet email, kalo tulisanku menang seleksi dan di-publish di edisi bulan Desember. Mungkin ini rejeki jadi mama rumah tangga yang soleha, hahahaha.

Buat yang mau liat, majalahnya nggak bisa dibeli, cuma bisa dibaca kalo naik pesawat Ai* Asi*, ya! 

Btw, mayannnn... dapet koper bagus buat pulang kampung bulan depan ((:

Photo taken by a friend

9. First Christmas celebration with our new community cell.

Setelah nikah, salah satu pergumulan kami berdua adalah gereja.

Aku dan Andreas berasal dari gereja yang berbeda. Setelah nikah dan ikut dia ke Bogor, otomatis aku ngikut di gereja asalnya. Semuanya baik-baik aja sampai suatu saat aku ngerasa kok tiap Minggu ke gereja bener-bener jadi rutinitas aja. Terus yang bikin paling galau, nggak ada komunitas yang bisa kami ikuti. Padahal waktu itu kami kerja Senin-Sabtu, Minggu ke gereja, abis ibadah langsung pulang (teng-go), terus nggak ada sesama temen yang married couple untuk sharing. Lama-lama kami sadar ini nggak sehat. Buat yang pernah atau gabung ke sebuah komunitas sel atau komsel, pasti ngerti lah, ya, maksud kegalauan ini. Akhirnya kami berdoa minta petunjuk dari Tuhan.

Long story short, kami ke salah satu gereja di Jakarta dan ternyata kami cocok. Setelah beberapa bulan rutin ikut service, akhirnya kami memberanikan diri untuk daftar gabung di komsel mereka yang disebut DATE.

DATE di gereja ini dibagi jadi dua, buat umum (biasanya masih single) dan married couple.

Sebelumnya DATE cabang Bogor itu belum ada. Tapi entah kenapa saat kami siap untuk gabung, ehhh tiba-tiba kami found out kalo cabang Bogor itu udah ada, DATE married couple lagi! Inikah jawaban doa yang dinantikan? Hahaha

Bulan Mei kami pertama kali ikut, tiga bulan kemudian kami resmi gabung menjadi jemaat di gereja tersebut, dan nggak kerasa udah 7 bulan kami bergereja di sana.

Banyak temen-temen yang tau kami ke gereja ini, komentar mereka cuma satu: "Kok lu berdua rajin banget, sih, ibadahnya jauh-jauh sampai ke Jakarta?". Jawaban kami pun cuma satu: "Ini namanya komitmen.". Ciehhh.

Puji Tuhan bangetlah pokoknya. Kami nggak nyangka jawaban doa kami bisa dijawab secepat itu. Mungkin buat Tuhan, ini persoalan yang cukup urgent, yah hahaha.

Eniwei, tanggal 18 Desember kemarin, kami ngadain acara Christmas Celebration sekalian merayakan ulang tahun DATE kami yang pertama. Acaranya sendiri seru banget! Ada PW (praise and worship) sebentar, sharing firman Tuhan, makan-makan, main games dan tuker kado.

 Potong kue ulang tahun DATE, yang di tengah dan di sebelah kanannya itu adalah DATE leader kami yang super ngocol

 Akhirnya bisa liat Andreas nge-WL (worship leader) lagi (:

Anteng sepanjang acara hihi

The big family! 

Thank you DATE Bogor for welcoming us! 

10. First Christmas with three of us.

Last but not least, natal pertama kami bertiga dengan Josh.


Sejak akhir tahun lalu, aku udah nggak pernah bikin resolusi yang muluk-muluk. Now I am a mother, rasanya resolusiku tahun depan cuma pengen belajar jadi mama yang baik buat Josh. Versi "mama baik" itu beda-beda, ya. Ada yang menurutku baik, mungkin buat yang lain nggak, dan sebaliknya. Aku juga mau belajar untuk nggak cepat menghakimi usaha ibu-ibu lain yang membesarkan dan merawat anak-anak mereka. Jaman sekarang dengan adanya sosmed, rasa ingin menghakimi itu gampang banget, lho, munculnya. Kayak yang Ci Leony bilang di postingannya ini. Drama para mamah itu tak lain seramnya dengan drama ciwik-ciwik abege. Peace out, para mamah!

Selamat menikmati liburan, buat yang udah berlibur dari kemarin-kemarin. Yang di Bogor cari aman ngendon di rumah aja, nih, tahun baruan. Jalanan rame pisan! Kemarin Andreas becanda bilang, "Kalo kita keluar, nanti malah nggak bisa pulang lagi." Ner uga, sih, hahahaha. So sudah dipastikan, malam taun baruan delivery pizza aja sambil nonton kembang api gratis (lagi) dari jendela kamar.

Happy holiday and see you in 2017!!

1 comment:

  1. What a blessed year ya Jane.. :) congrats tulisan nya masuk majalah... Keren banget... Happy new year ya...

    ReplyDelete

Thank you for reading and commenting here. All comments are moderated and I'll reply to your comments daily, so please check back. Nice to chat with you (: